Tampilkan postingan dengan label Pangeling - eling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pangeling - eling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juni 2016

Suatu Siang di Sudut Masjid

😢 Tak tahan air mataku menetes 😭 meski sdh berulang2 baca cerita ini...

Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah.
Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.




Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional.
Satu plastik harganya lima ribu rupiah.
Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.

Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku.
Kulihat masih banyak dagangannya. 

Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek.
Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.

Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.
“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.
Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :
“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”

Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :
“Ya Allah terima kasih banyak Nak. Alhamdulillah! Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.”

Si nenek langsung jalan.
Refleks aku panggil anak lelaki itu.
“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'”
” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”
“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.
“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah SWT ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.
Aku pegang bahu anak itu :
” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”
Tak terasa air mataku menetes :
“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.
Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :
“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapak punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak”.
Radit menyalami tanganku dan menciumnya.
“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.

Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.
Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”
Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”
“Ya Allah.. Pak…”

Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… 
Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.
Dalam hati aku berdoa semoga Allah SWT terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah SWT.

Sahabat ada kalanya seorang anak lebih jujur dari pada orang dewasa, ajarkan lah anak2 kita dari dini , tindakan nyata yg bukan teori semata.
Read More

Rabu, 22 Juni 2016

Musuh utama manusia adalah dirinya sendiri

Musuh utama manusia adalah dirinya sendiri,
Kegagalan utama manusia adalah kesombongannya.



Saat Seorang Muslim berikhtiar dan bisa menghindari dari dosa-dosa, memperbanyak dzikir, istiqfar, taat dan taqwa pada semua Perintah Allah SWT, didunia pun banyak keajaiban yang menghampirinya, apa yang terfikirkan olehnya... 

Selanjutnya Allah SWT yang akan mengambil alih, meski kadang prosesnya panjang dan berliku.
.
Dan yakinlah semua perbuatan akan mendapat balasan DARI ALLAH,

Firman Allah : Kegoncangan (Az-Zalzalah) :7 - 'Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) Nya.' 

Firman Allah : 'Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia (saja) dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia ini tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat apa yang telah mereka kerjakan di dunia dan sia-sia apa yang telah mereka kerjakan.' (QS. Hud: 15 16) 


"Apa yang dicari dalam kehidupan manusia ?"
Allah Ta’ala berfirman: 'Barangsiapa menghendaki kehidupan akhirat & BERUSAHA ke arah itu dengan SUNGGUH-SUNGGUH sedang ia beriman, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.' (QS Al Israa [17]: 19).
.
Hidup kita telah ditentukan Waktu dan Tempatnya, TAPI manusia tak pernah tahu, kapan dan dimana itu berakhir, sudah seharusnya BERHATI-HATI dari DOSA, InsyaAllah, akan banyak Pertolong dari Allah. "Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan" Subhanallah..!
Read More

Kamis, 24 Maret 2016

Andai Al Qur'an Bisa Bicara

Andai Al-Qur'an bisa bicara, ia akan berkata, waktu kau masih anak-anak, kau bagai teman sejati ku, dengan wudhu kau sentuh aku, dalam keadaan suci kau pegang aku, kau baca dengan lirih dan keras, sekarang kau telah dewasa, nampaknya kau sudah tidak berminat lagi padaku, apakah aku bacaan usang? yang tinggal sejarah? Sekarang kau simpan aku dengan rapi. Kau biarkan aku sendiri. Aku menjadi kusam dalam lemari berlapis debu. Ku mohon peganglah aku lagi. Bacalah aku setiap hari karena aku akan jadi penerang dalam kuburmu.....!!



Bacalah 1 juz dalam 1 hari, jika belum sanggup, bacalah 1 surat, jika belum sanggup lagi, bacalah 1 ayat, jika tetap belum sanggup, katakanlah "Ya Allah, apa salahku... Jika membaca 1 ayat pun aku tak sanggup."

Keutamaan membaca Al-Qur'an :
1.Orang yang mengajarkan Al-Qur an pada anaknya pada masa kecil dan selalu membacanya pada masa tuanya akan mendapat perlindungan arasy Allah swt dihari kiamat.

2.Tanda – tanda kecintaan Allah swt adalah bahwa Allah swt memasukkan rasa cinta pada Al-Qur an dalam hati seseorang.

3.Seseorang yang benar-benar sibuk menghafal / mempelajari / memahami Al-Qur an sehingga tidak mempunyai waktu untuk berdo`a, maka Allah swt akan memberikan sesuatu yang lebih utama daripada yang diberikan pada orang yang berdo`a.

4.Orang yang beriman pada Al-Qur an dan mengamalkannya, maka Allah akan mengangkat derajatnya dan memuliakannya dunia dan akhirat

5.Orang yang ahli dalam Al-Qur an ( benar-benar menghafalnya, sering membacanya, memahami makna dan maksudnya ), di padang mahsyar akan berada bersama malaikat pencatat yang mulia dan benar. Dan orang yang terbata-bata dalam membaca Al-Qur an dan bersusah payah mempelajarinya mendapat pahala 2 X lipat ( satu dari bacaannya dan satu lagi dalam kesungguhannya dalam berusaha membetulkan bacaannya ).

6.Barang siapa yang sungguh-sungguh ingin menghafal Al-Qur an tapi tidak mampu, namun terus menerus membacanya, maka Allah akan membangkitkannya dihari kiamat dengan para hafidz Al-Qur an.

7.Barang siapa yang menghormati, menunaikan hak-haknya dan mengamalkan Al-Qur an, maka al-Qur an akan membelanya dihadapan Allah swt dan memberi syafaat serta menaikkan derajatnya.

8.Barang siapa yang membaca Al-Qur an dan mengamalkan apa yang ada didalamnya, maka pada hari kiamat dia dan kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota yang cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari walaupun dia berada dalam rumah, serta dipakaikan pakaian yang keindahannya tidak ada yang sanggup menandinginya.

9.Barang siapa yang membaca dan menghafal Al-Qur an serta menghalalkan apa yang dihalalkan Al-Qur an dan mengharamkan apa yang diharamkan oleh Al-Qur an, maka Allah swt akan memasukkannya ke dalam surga dan menjaminnya untuk dapat memberi syafaat kepada 10 orang ahli keluarganya yang wajib neraka bagi mereka karena dosa-dosa yang mereka lakukan ( kecuali bagi yang kafir – Al-Maidah :72 ).

10.Banyak membaca Al-qur an dapat menguatkan ingatan, membersihkan bathin, menguatkan rohani dan mewangikan mulut.

11.Barang siapa yang mengajarkan anaknya membaca Al-Qur an, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.

12.Membaca 1 huruf Al-Qur an pahalanya 10 kebaikan ( Al-An ~am : 160 )

13.Barang siapa yang mendengarkan Al-Qur an akan dituliskan 1 kebaikan berlipat ganda dan yang membacanya akan diberi nur pada hari kiamat.

14.Suatu kaum yang berkumpul membaca al-Qur an dan saling mengajarkan akan diberi sakinah, disirami rahmat, dikerumuni malaikat dan Allah swt menyebut-nyebut mereka dihadapat majlis para malaikat..

15.Rumah rumah didalamnya dibacakan Al-qur an, ahli rumah akan diberikan berkah dan kebaikan, malaikat pun turun memenuhi rumah tersebut dan syetan akan keluar. Sebaliknya rumah yang didalamnya tidak dibacakan Al-qur an, maka kehidupannya kan dipenuhi dengan kesempitan, ketidak berkahan, malaikat akan keluar dan syetan akan memasuki rumah tersebut.

16.Membaca Al-Qur an akan memberi nur di bumi dan simpanan bagi kita dilangit, dan rumah yang didalamnya dibacakan Al-Qur an akan menyinari ahli-ahli langit seperti bintang yang menyinari ahli bumi

17.Barang siapa yang membaca 10 ayat pada malam hari, maka ia tidak akan ditulis sebagai orang-orang yang lalai. Membaca 100 ayat akan dicatat sebagai orang yang taat dan diselamatkan dari tuntutan Al-Qur an. Membaca 200 ayat mendapat pahala ibadah semalam suntuk.

18.Barang siapa yang membaca Al-Qur an yang dengannya ia mendapat makanan dari manusia ( untuk tujuan keduniaan ), maka ia akan datang pada hari kiamat dengan muka bertulang tanpa daging.

19.Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur an.

20.Membaca / mempelajari beberapa ayat Al-Qur an adalah lebih berharga daripada kerajaan seluas 7 benua yang bersifat sementara dan pahalanya bermanfaat untuk selama-lamanya.

21.Tidak ada derajat yang lebih baik daripada derajat orang yang suka membaca al-Qur an.

22.Membaca Al-Qur an tanpa melihat mushaf memdapat 1000 derajat dan dengan melihat mushaf akan mendapat 2000 derajat ( lebih afdhal ).

23.Dengan banyak membaca Al-Qur an dan banyak mengingat maut akan menyebabkan hati bersinar dan alam semakin memantulkan sifat ma`rifat yang terang ( pengkilat hati dan seperti besi berkarat dalam air ).

24.Bacaan Al-Qur an dalam shalat lebih baik dari bacaan Al-Qur an diluar shalat. Bacaan diluar shalat lebih baik dari membaca tasbih dan takbir, bacaan tasbih dan takbir lebih baik dari pada puasa dan puasa adalah perisai ( penghalang ) dari api neraka.

25.Setiap membaca huruf Al-Quran dalam shalat mendapat pahala 100 kebaikan, membaca tanpa wudhu mendapat 10 kebaikan.

26.Kebanggaan, kemuliaan dan kehormatan umat ini adalah dengan membaca Al-Qur an, menghafalnya, mengajarkannya dan beramal dengannya dan apa saja yang berhubungan dengan Al-Qur an.

27.Tidak ada yang mendekatkan diri kepada Allah swt kecuali dengan perantaraan Al-Qur an dan membaca Al-Qur an akan menyebabkan kita lebih bertawajuh dan memberi kesan tersendiri pada diri pembacanya.

28.Ahli Al-Qur an ( yang selalu menyibukkan diri dengan Al-Qur an ) adalah ahli Allah swt dimana setiap waktu Allah akan selalau mengirim kasih sayang-Nya dan mereka orang-orang istimewa Allah swt sehingga mendapat kemuliaan.

29.Membaca Al-Qur an dengan suara keras adalah seperti memberi shadaqah dengan terang-terangan dan membaca dengan perlahan seperti memberi shadaqah dengan sembunyi.

30.Tidak ada penolong yang lebih utama kedudukannya disisi Allah swt pada hari kiamat daripada Al-Qur an, bukan nabi atau malaikat yang lainnya.

31.Mempelajari 1 ayat Al-Qur an pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 100 rakaat, mempelajari 1 bab dari ilmu pada pagi hari lebih baik daripada shalat 1000 rakaat.

32.Mengamalkan kandungan Al-Qur an akan menghindarkan kita dari fitnah.

33.Seseorang yang mempelajari Al-Qur an menjaga dan membacanya pada tengah malam dalam shalat dimisalkan seperti mangkok terbuka tutupnya yang penuh dengan kasturi yang baunya menyebar keseluruh tempat, sedang seorang hafidz Al-Qur an yang tidur / tidak membaca Al-Qur an karena lalai tapi Al-Qur an berada dalam hatinya adalah seperti mangkok yang penuh kasturi tetapi nur berkah yang akan menyebar pada orang lain akan terhalang.

Mari kita biasakan kembali untuk membaca, menghafal, mempelajari, menghayati dan mengamalkan Al-Qur'an supaya mendapat keberkahan Dunia wal Akhiroh Insya Alloh Aamiin...
Read More

Rabu, 23 Maret 2016

DUNIA KAYA RAYA DAN AKHIRAT MASUK SURGA

Cerdasnya orang yang beriman adalah,
dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat dan yang sekejap untuk hidup yang panjang.



Hidup bukan untuk hidup,
tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. 
Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.

Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. 
Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. 
Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal
cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. 
Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

Pertama,
Tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

Kedua,
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. 
Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga,
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu Shubuh. 
Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

Keempat,
Jaga shalat Dhuha, karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha.

Kelima,
Jaga sedekah setiap hari. 
Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam,
Jaga wudhu terus menerus, karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. 
Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua do'a, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Ketujuh,
Amalkan istighfar setiap saat. 
Dengan istighfar, masalah akan ALLAH selesaikan dan dosa kita akan diampunkan oleh Allah.
Read More

Rabu, 17 Februari 2016

Aku membagi Shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku

Dalam sholat, banyak sekali orang yang tergesa2 membaca surat al Fatihah agar cepat terselesaikan sholatnya. Namun taukah sahabat, disaat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah tersebut, Allah menjawab setiap ucapan kita.



Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman :
"Aku membagi Shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin".
Allah menjawab :"Hamba-Ku telah memuji-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim".
Allah menjawab : "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku".

Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin".
Allah menjawab : "Hamba-Ku memuja-Ku"

Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in” .
Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdubi ‘alaihim waladh-dhoolin.
Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (H.R. Muslim dan At-Turmudzi).

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat.
Rasakanlah jawaban indah dari Allah karena Allah sedang menjawab ucapan kita.

Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.”.
(H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud dan An-Nas).

Sahabat, bukankah Allah begitu mulia?
Sudahkah kita memuliakan Allah saat kita berhadapan denganNya?
Apakah Allah menerima shalat yang selama ini kita kerjakan?
Apakah kita shalat hanya untuk memenuhi kewajiban?
Atau ridho Allah yg kita tuju?

Sahabat.
Perbaikilah shalat kita. kita saja malu jika tidak mematuhi perintah manusia, maka malulah kita jika kita tidak mematuhi perintahNya.

Perbaikilah akhiratmu, maka Allah akan beri dunia untukmu.
Read More

Minggu, 14 Februari 2016

BALIKKAN TANGANMU, JIKA TENGADAH MEMBUATMU TERLUKA

Hujan begitu deras diiringi petir yang menyambar, suara yang memekakkan telinga seakan tak memberikan ruang bagi siapapun meninggikan keberaniannya. Seorang anak muda berbadan kurus termangu di depan sebuah toko obat. Kakinya nampak bergetar menahan kedinginan, mukanya yang sayu nampak gelisah menahan sesuatu. Dia kembali mengingat anaknya yang paling kecil yang sedang terbaring sakit tak berdaya, tadi pagi dokter mengatakan bahwa anaknya terkena typhus.


Kertas resep yang diberikan dokter tak cukup kuat membuat harapan melihat anaknya sembuh menguat. Justru kertas ini yang membuatnya tersiksa lebih dari tiga jam didepan toko obat. Uang-uang receh di genggamannya nampak kumal. Tiga jam yang lalu dia memutuskan untuk mengemis demi tujuh puluh lima ribu uang penebus resep anaknya.
Namun hatinya tetap saja meronta, karena mengemis menurutnya adalah selemah-lemahnya usaha.
“Haruskah aku menyembuhkan anakku dengan mengemis”, gumannya perlahan
Dia mulai membuka pintu toko obat namun ditutupnya kembali. Tarikan nafasnya menjadi berat. Disandarkan tubuh dinginnya ke dinding.
“Harusnya aku tidak mengemis !”, sebuah nada penyesalan keluar kembali dari mulutnya lirih.
Tiba-tiba dilihatnya seorang pria perlente nampak tergopoh-gopoh masuk ke toko obat, setelah meletakkan resep, pria itu duduk sambil mengibas-ibaskan rambutnya yang basah.
Dengan mengumpulkan keberanian anak muda berbadan kurus mendekati sang pria perlente.
“Maaf Pak, saya mau melakukan apa saja yang bapak suruh asal Bapak menebuskan resep obat anak saya”, suara anak muda ini parau namun agak keras. Belum sempat sang pria menjawab anak muda ini kembali berbicara dengan penuh tekanan emosional.
“Tetapi saya tidak mau mengemis Pak, saya harus melakukan sesuatu. Tiga jam saya mengemis dan uang resep anak saya sudah terkumpul, tetapi hati saya terluka karena saya tidak melakukan sesuatu, saya hanya memindahkan duka saya kepada para dermawan. Saya tidak mau Pak, sekali lagi saya tidak mau”, anak muda ini bertutur sampai mengeluarkan air mata, sebuah pertanda pergolakan batin sedang menyelimutinya.
Sang Pria meski terkejut namun mencoba tersenyum, tanpa bicara diambilnya kertas resep ditangan anak muda berbadan kurus, menuju kasir. Setelah lima menit sang pria kembali membawa dua buah tas plastik berisi obat. Satu plastik diulurkan ke anak muda di depannya.
Anak muda itu menolak dan melanjutkan perkataannya, “saya tidak mau mengemis Pak, saya harus melakukan sesuatu untuk Bapak”.
Sang Pria memandangi anak muda kurus didepannya.
“Aku memintamu untuk mengantarkan obat ini kepada anakmu, aku memintamu untuk membalikkan tanganmu karena aku melihat engkau begitu terluka saat tanganmu tengadah. Saat engkau memberikan obat ini tanganmu terbalik. Namun wahai sahabatku, tanganmu yang sedang tengadah sesungguhnya membuat orang lain memiliki kesempatan untuk membalikkan tangannya. Keikhlasan memberi hanya tercipta atas ketulusan menerima. Banyak manusia menjadi sombong atas pemberiannya bahkan kadang dia lupa meminta kepada Tuhannya. Tuhan mengajari kita meminta karena kekuatan kita tak mampu menyelesaikan sendiri semuanya. Mentalitas mandiri bukanlah kesombongan menyelesaikan sendiri semuanya, tetapi lebih kepada berbagi secara seimbang antara keikhlasan memberi dan ketulusan menerima”
Pria itu meletakkan plastik obat di genggaman anak muda di depannya, dan pergi meninggalkan anak muda berbadan kurus yang nampak termangu mencerna pembicaraannya.
Pria itu masuk ke dalam mobil, dari balik kaca mobilnya dia melihat anak muda berbadan kurus berlari menembus pekatnya hujan. Air matanya meleleh, bukan sekedar kekagumannya melihat perjuangan seorang ayah demi anaknya, tetapi sebuah penyesalan terhadap keangkuhannya selama ini dalam memberi.
Dia bergumam perlahan sambil menjalankan mobilnya, “Jangan-jangan kesibukanku membalikkan tanganku adalah sebuah kesombongan yang menghilangkan semua waktuku untuk menengadahkan tanganku kepadaMU”
Read More

Minggu, 07 Februari 2016

LELAKI DENGAN 4 ISTERI

Istri ke-1 : Tua dan biasa saja, biasanya tidak diperhatikan.
Istri ke-2 : Agak cakep, agak diperhatikan.
Istri ke-3 : Lumayan cakep dan cukup diperhatikan.
Istri ke-4: Sangat cakep, sangat diperhatikan dan disanjung-sanjung serta diutamakan!

Waktu pun berlalu begitu cepat dan tibalah saat sang lelaki (suami) tersebut mau meninggal, lalu dipanggilah 4 (empat) orang istrinya.

Dipanggilah istri ke-4 yang paling cakep dan ditanya, “Maukah ikut menemaniku ke alam kubur ?”
Si istri menjawab., “Maaf, cukup sampai di sini saja saya ikut denganmu.”

Saat dipanggil istri ke-3 dan ditanya hal yang sama, dia pun menjawab, “Maaf, saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat dan paling jauh sampai di rumah duka.”

Kemudian dipanggil istri ke-2 dan ditanya hal yang sama, maka dia pun menjawab, “Baik, saya akan menemanimu tapi hanya sampai ke liang kubur, setelah itu selamat tinggal.”

Si Suami sungguh kecewa mendengar semua itu. Tetapi inilah kehidupan dan menjelang kematian.

Lalu dipanggil lah istri ke-1 dan ditanya hal yang sama, si suami tak menyangka akan jawabannya, “Saya akan menemani ke manapun kamu pergi dan akan selalu mendampingimu…”


 Mau tahu apa dan siapa istri ke-1 sampai ke-4 itu?

* Istri ke-4 adalah “harta dan kekayaan”. Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.

* Istri ke-3 adalah “teman-teman” kita. Mereka hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di saat disemayamkan.

* Istri ke-2 adalah keluarga, famili, saudara dan teman dekat kita.
Mereka akan mengantar kita sampai dikuburkan, dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur dan ditutup dengan tanah.

* Istri ke-1 adalah “tindakan dan perbuatan” kita selama hidup di dunia. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Berbuatlah banyak2 kebaikan, kebajikan selama kita masih hidup di dunia ini, dalam sisa hidup, selagi waktu masih ada...
Read More

Jumat, 05 Februari 2016

Ancaman Bidadari Surga Kepada istri yang Sakiti Hati Suami

Fenomena suami takut istri bukan sebuah hal baru dalam kehidupan berumah tangga. Dengan berbagai alasan, biasanya para suami memilih mengalah sehingga istri terlihat lebih mendominasi. Tidak heran jika istri dengan tipe ini akan mudah meluapkan amarah dihadapan suaminya.

Tidak jarang hal ini membuat suami sedih karena merasa tersakiti hatinya atas perilaku istrinya tersebut. Sebagai istri, anda harusnya lebih hati-hati dalam hal ini. Terlebih jika suami adalah orang yang saleh dan taat beribadah kepada Allah SWT.

Pasalnya selain mendapat dosa karena durhaka terhadap suami, anda juga akan mendapat ancaman dari para bidadari di surga. Ancaman para bidadari ini pastinya membuat istri berpikir ulang ketika akan menyakiti hati suaminya. Seperti apa ancaman tersebut? Berikut ulasannya.

Allah SWT menceritakan dalam Alquran bagaimana indahnya kehidupan di dalam surga serta berbagai kenikmatan yang akan didapatkan yang akan didapatkan ketika berada di dalamnya. Kenikmatan surga tersebut diantaranya dihiasai dengan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya, berbagaimacam buah-buahan kesukaan manusia, kebun yang indah, istana megah yang terbuat dari emas dan mutiara, tempat tidur, permadani dan bantal dari emas dan permata.

Allah SWT juga menjelaskan tentang bidadari cantik yang dipersiapkan menjadi istri para kaum adam yang berada di surga. Dijelaskan oleh Rasulullah SAW bahwa kecantikan bidadari surga ini lebih baik dari dunia dan seisinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sekiranya salah seorang bidadari surga datang ke dunia, pasti ia akan menyinari langit dan bumi dan memenuhi antara langit dan bumi dengan aroma yang harum semerbak. Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Keberadaan bidadari surga juga dijelaskan dalam Ash Shaaffaat, 40-49 : “Tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Mereka itu memperoleh rezki yang tertentu, yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-rang yang dimuliakan, di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas tahta tahta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamer dari sungai yang mengalir. Warnanya putih bersih, sedap rasanya bagi orang orang yang minum. Tidak ada dalam khamer itu al kohol dan mereka tiada mabuk karenanya. Disisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. (QS : Ash Shaaffaat, 40-49).

Sebelum kiamat para bidadari surga menunggu suaminya dari kalangan pria di dunia yang melalukan kebajikan dan amal saleh. Semasa menunggu ini, para bidadari surga akan mendoakan calon suaminya.


Dari Ikrimah, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya para bidadari itu jumlahnya lebih banyak dari kalian (kaum wanita), mereka berdo’a untuk suami mereka, ” Ya Allah bantulah dia dalam menegakkan agamaMu, dan terimalah ia untuk selalu taat padaMu, dan sampaikanlah ia pada kami dengan kekuatanMu, wahai zat yang menyayangi orang yang berkasih sayang.”

Selain berdoa untuk suaminya, para bidadari surga juga mendoakan istri yang ada di dunia dari calon suaminya di surga ini. Namun doa tersebut diperuntukan bagi para istri yang menyakiti hati para suaminya yang taat beribadah kepada Allah. Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika seorang istri menyakiti suaminya di dunia, maka calon istrinya di akhirat dari kalangan bidadari akan berkata: “Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah mencelakakanmu sebab ia hanya sementara berkumpul denganmu. Sebentar lagi ia akan berpisah dan akan kembali kepada kami.” (HR. Tirmidzi no. 1174 dan Ibnu Majah no. 2014. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
Hadist ini menjadi nasihat bagi para wanita, bahwa hendaklah menjaga hubungan yang baik kepada suami. Untuk itu, janganlah sesekali melukai dan menyakiti hati suami. Karena Allah SWT bisa saja mengabulkan doa para bidadari surga ini.

Sumber: wiwik setyawati
Read More

Rabu, 18 November 2015

Empat Masalah Dan Solusinya



1.Jika anda diuji dengan syahwat dan hawa nafsu, Maka periksalah sholat anda.

Al-Quran :
ﻓَﺨَﻠَﻒَ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِﻫِﻢْ ﺧَﻠْﻒٌ ﺃَﺿَﺎﻋُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﻭَﺍﺗَّﺒَﻌُﻮﺍ ﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ۖ ﻓَﺴَﻮْﻑَ ﻳَﻠْﻘَﻮْﻥَ ﻏَﻴًّﺎ“
"Maka datang sesudah mereka suatu keturunan yang mereka telah melalaikan sholat dan memperturutkan syahwat hawa nafsunya” (QS. MARYAM 59)
Read More

Kamis, 30 Juli 2015

Zina VS Adzan

RASULULLAH SAW bersabda, “Jika sebuah desa ada orang yang adzan, Allah akan menjaga desa tersebut dari adzab-Nya pada hari itu.”
Read More

Rabu, 29 Juli 2015

Balasan Dosa Zina Di Dunia Dan Akherat

Rasulullah SAW memberitahu bahwa berzina akan dibalas oleh Allah ketika penzina masih hidup didunia.
Rasulullah SAW bersabda:
" Dua (2) kejahatan akan dibalas oleh Allah ketika di dunia : zina dan durhaka kepada ibu bapak. (HR Thobaroni)
Read More

Sabtu, 04 Juli 2015

Rahasia Wudhu

Berwudhu' sebelum tidur
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)
Read More

Tanda Malam Lailatul Qadar

Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda tentang tanda-tanda malam Lailatul Qadar, yaitu:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)
Read More

Kamis, 02 Juli 2015

Wanita Cantik Di Sisi Allah

WANITA CANTIK DISISI ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA
Seorang wanita biasa akan tampak cantik dimata Allah. Seorang wanita manis akan terlihat semakin manis dimata Allah. Dan seorang wanita cantik akan terlihat jauh lebih cantik dimata Allah. Siapakan wanita itu? Dia adalah :
Read More

Selasa, 30 Juni 2015

5 Janji Allah Kepada Orang Yang Berbuat Baik

Allah menjanjikan 5 hal kepada orang-orang yang berbuat baik.

1. Kecintaan
إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ -١٩٥-
“Sungguh, Allah Mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Baqarah 195)
Read More

About Me

Popular Posts

Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates