SERANG - Setelah
sempat minim komentar, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Heri Azhari
akhirnya kemarin mau blak-blakan soal insiden pengusiran terhadapnya
yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin di ruang paripurna.
Heri mengaku bahwa ia sebenarnya sangat menyayangkan sikap Muhsinin yang dinilainya menjatuhkan dan tidak berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan di muka umum. Kata Heri, semestinya Muhsinin memahami tata tertib (tatib) DPRD sebagai acuan dalam menjalankan tugasnya dan tidak asal dalam mengeluarkan pernyataan. “Jadi yang pertama harus diingat, mungkin ketua lupa tatib.
Dalam tatib dijelaskan tidak ada ketua dewan seenaknya mengusir dan memberhentikan anggotanya. Kita sama-sama dipilih oleh masyarakat, saya jadi ketua komisi bukan ditentukan oleh ketua dewan tetapi dipilih oleh anggota komisi,” kata Heri, Selasa (24/11).
Heri mengatakan, sangat tidak etis jika sesama anggota DPRD saling menjatuhkan. "Seharusnya saling mengingatkan jika ada yang perlu diingatkan. Kita ini satu badan, jadi jangan sampai saling menjatuhkan. Ketua dewan seharusnya menjaga ketertiban lembaganya. Secara pribadi saya tidak ada persoalan dengan ketua dewan,” katanya.
Heri meminta ketua DPRD menyikapi bijak dan arif setiap dinamika yang terjadi di DPRD. “Saya harus mengklarifikasi hal ini (pengusiran-red) karena menyangkut nama baik lembaga. Ketua dewan sudah cukup dewasa untuk bersikap arif dan bijak dan tentu harus tahu tempat kalau berbicara,” papar anggota Fraksi PPP ini.
Tapi di sisi lain, Heri menyadari bahwa mungkin Muhsinin sedang mencoba menunjukan sikap tegasnya sebagai pimpinan. “Mungkin kemarin (Senin 23/11) dia sedang bersemangat, tetapi yang perlu diingat bahwa semua anggota dewan dipilih oleh masyarakat yang terikat oleh tatib. Temen-temen media bisa menilai seperti apa sikap dia kemarin,” imbuhnya.
Sementara itu, kemarin Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin, kemarin, memanggil Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Serang Ubaidillah untuk menjelaskan duduk persoalan insiden pengusiran Heri Azhari dalam rapat audiensi dengan pedagang Pasar Padarincang. "Beliau bilang kejadiannya bukan seperti itu," kata Ubaidillah di ruang Komisi III. (mg-tanjung/fikri)
Sumber: http://www.bantenraya.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar