Minggu, 14 Februari 2016

BERSYURKUR

Masih tentang rasa syukur sebagai sumber kebahagiaan. 
Ada seorang dermawan yang dari atas gedung menebar uang: 

Rp. 5.000,- 
Rp. 10.000,- 
Rp. 20.000,- 
Rp. 50.000,- 
Rp. 100.000,- 



Di bawah gedung berkerumun banyak orang yang sibuk saling berebut memunguti uang yang berserakan "TANPA ADA YANG PEDULI" sumber uang itu dari SIAPA.
Suatu saat, Sang Dermawan naik lagi keatas gedung tersebut dan kali ini beralih menebar krikil-krikil kecil kedalam kerumunan orang dibawah, ada yang terkena di kepala, bahu, tangan, punggung dan anggota tubuh lainnya. Mereka panik dan marah, menengadah keatas berusaha "MENCARI TAHU" darimana sumber dari krikil dijatuhkan?
Itulah sikap dari kebanyakan manusia, saat BERKAH (hal yang menguntungkan) datang, semua sibuk tanpa peduli siapa yang memberi dan sedikit sekali yang mampu berterima kasih dan mau mengucap syukur.
Namun saat masalah datang, maka semua akan spontan mencari sumber masalah dan biang keroknya serta marah dan menyalahkan orang lain tanpa mau cari solusi lagi.
"Apakah kita hanya mau menerima yang baik saja, tetapi tidak mau menerima yang buruk ??"
Tanpa mau tahu bahwa hidup ini sudah satu paket, baik & buruk, senang & susah, semuanya satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Bila suatu ketika anda "kena giliran" menjalani hal-hal buruk dan susah.
Maka jalanilah dengan tabah dan tetap bersyukur karena hanya itu kuncinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About Me

Popular Posts

Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates
s
u
l
P
n
o
c
I
n
e
t
n
a
g
n
a
j
a
M