Rabu, 17 Februari 2016

Tiga Jalur Rel KA Akan Diaktifkan Kembali

SERANG – Kementerian Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Kemenhubkominfo) melalui Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, rencananya akan kembali mengaktifkan tiga jalur kereta yang sebelumnya tidak berfungsi. 
 

Menurut Staf Ahli Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Kementrian Perhubungan, Umiatun Hayati Triastuti, kedatangannya ke Pemprov Banten untuk meminta kepada Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, untuk segera melakukan langkah-langkah sosialisasi, rencana reaktivasi tiga jalur kereta api di wilayah Banten Selatan.

“Reaktivasi jalur kereta di Banten Selatan sudah menjadi program strategis pemerintah pusat dan programnya tersebut sudah berjalan tahun ini. Rencananya, Pak Menteri dan Pak Gubernur akan meresmikan stasiun Maja di Kabupaten Lebak pada Juni mendatang,” kata Hayati usai bertemu Gubernur Banten Rano Karno di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Ia menilai, sosialisasi ini diperlukan dan membutuhkan bantuan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi. Alasannya rel tersebut sudah lama tidak aktif, hal itu mengakibatkan banyak bangunan milik warga di atas rel.“Tentunya pemerintah daerah yang bisa melakukan komunikasi dengan masyarakat, terkait bangunan yang berdiri di atas rel,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dishubkominfo Banten Revri Aroes mengatakan, Kementerian Perhubungan akan mengaktifkan kembali tiga jalur kereta api di Provinsi Banten yang telah lama nonaktif. Ketiga jalur tersebut yakni, Rangkasbitung-Labuan, Cilegon-Labuan, Saketi-Malimping.

“Pertemuan tadi (Kemenhubkominfo dan Pemprov Banten-red) sudah melakukan pembahasan, terkait dengan reaktivasi jalur kereta api tiga jalur tersebut. Hasilnya, kami akan melakukan kajian, karena sudah ada masyarakat yang membangun rumah di atas rel kereta itu," kata Revri.

Terkait kendala tersebut, Revri mengaku, kemenhubkominfo menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi dan inventarisasi. “Rencana sudah mengarah pada penertiban, namun menunggu koordinasi antar pemerintah daerah dan pusat terlebih dahulu," imbuhnya. (satibi)
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About Me

Popular Posts

Designed By Seo Blogger Templates Published.. Blogger Templates
s
u
l
P
n
o
c
I
n
e
t
n
a
g
n
a
j
a
M